0 komentar

CHAMPS UISI 2015 5 Week

Kegiatan CHAMPS ke 5 psda tanggal 10 Oktober 2015 kami diberi tugas untuk menulis budaya Gresik. Salah satu aset kebudayaan di Gresik adalah damar kurung. Masmundari lah seorang pelukis yang membuat lukisan untuk damar kurung yang menjadi ciri khas kota Gresik. Damar Kurung berasal dari bahasa jawa. Dimana damar yang berarti lampu dan kurung yang berarti tutup. Jadi damar kurung ini adalah kertas yang dilukis, kemudian dibentuk kotak dengan tepi kayu atau bambu. Kotak ini berfungsi untuk tutup atau kurung lampu. Jadi di dalam kotak itu dikasih lampu. Kegunaannya sama seperti lampion-lampion cina. Budaya di Gresik beberapa adalah perpaduan cina-jawa-belanda. Seni tradisi yang menjadi ikon kebanggaan Kota Gresik, Jawa Timur itu ternyata masih terus menggema.
Apa yang disebut damar kurung adalah semacam lampion berbentuk kotak persegi dari kertas dengan tulang-tulang bambu, ada lampu di tengahnya. Pada sisi-sisi damar kurung itulah Masmundari melukis dengan nuansa yang khas ramadan. Tradisi damar kurung ini memang lekat dengan ramadan, yakni setiap menjelang ramadan ada tradisi menjual damar kurung di Gresik. Perjalanan Waktu Karya seni lukis lampion dengan design unik, berkarakter polos kekanak-kanakan, berhias warna terang kuning, merah, hijau, dan merah jambu pada Damar Kurung, hingga sekarang boleh dikata tak bergeser dari gaya serupa karya Masmundari. Dulu, kerajinan Damar Kurung dibuat untuk menghibur dan memberikan kesenangan kepada anak-anak yang tengah menanti datangnya shalat Tarawih pada bulan Ramadhan. Itulah sebabnya tema lukisan pada kertas Damar Kurung di masa lalu umumnya berkisah soal kegiatan orang melaksanakan shalat tarawih, tadarus, suasana Idul Fitri, halal bil halal, macapat, pasar malam, pesta khitanan, dan sebagainya.
Namun, seiring waktu perubahan dalam penampilan mulai dari bahan dasar hingga tema-tema kekinian tanpa meninggalkan tema lama bersifat religi. Masmundari mengangkat tema tentang kehidupan nelayan, pesta perkawinan, kehidupan etnis Madura, serta permainan tradisional anak-anak seperti menangkap ikan, menjaring burung. Bahkan, ia cukup adaptif dengan tema-tema pesanan pemerintah, misalnya program Keluarga Berencana. Belakangan ia juga mengetengahkan tema-tema teknologi, seperti mesin traktor, pesawat terbang, siaran radio dan televisi lengkap dengan antena parabola. Gayanya penuh keceriaan, penuh warna dan penuh bentuk. Hampir tak ada ruang kosong di sana. Di masing-masing bidang itu, figur-figur manusia berjajar berbagi tempat dengan pepohonan, mobil, burung, serta atap-atap tenda dan rumah Semua figur yang digambarnya selalu tampak samping. Bentuk wajahnya juga hampir serupa. Hidung lancip dengan mata segaris.
Penempatan gambar yang berderet semacam ini memang menjadi ciri khas damar kurung. Sebagai lampion, Damar Kurung akan merefleksikan gambar-gambar tadi secara menarik apalagi saat lampu dalam lampion itu dinyalakan. Gambar akan terlihat bercahaya dan memberikan efek menarik seperti halnya wayang yang juga memainkan gambar di balik layar dan cahaya. Hingga kini pun, Damar Kurung masih banyak digantung di berbagai sudut kota, seperti di pintu gerbang perbatasan antara Surabaya-Gresik. Selain itu, kerajinan tradisi ini juga banyak terpasang di beberapa kantor pemerintahan dan perusahaan, di antaranya di Kantor Gubernur Jawa Timur, kantor Pemerintah Kabupaten Gresik, lobi utama kantor PT Semen Gresik, Petromikia Gresik, dan lain-lain.
0 komentar

CHAMPS UISI 2015 4 Week

Pada kegiatan CHAMPS 2015 pertemuan ke-4, yaitu hari Sabtu tanggal 03 Oktober 2015.  Seperti pada pertemuan ke-1, ke-2, dan ke-3 saya dan semua mahasiswa baru masuk pukul 06.00 WIB yang bertempat di Alun - Alun kota Gresik dengan membawa segala penugasan dan mengenakan atribut yang telah tentukan. Susunan kegiatan pada hari ini berbeda dengan minggu sebelumnya, karena kegiatan hari ini yaitu:
  1. Senam
  2. Bersih - bersih Alun - Alun
  3. Coffe break untuk makan dan minum
  4. Diskusi kelompok " Potensi apa yang bisa di munculkan di Alun - Alun "
  5. Game
 
  Pada kegiatan pertama kami di ajak senam bersama kakak PJK dan di pimpin oleh kakak PJK. Sebelum senam kami di cek perlengkapannya. Setelah di cek perlengkapan kami baru melakukan senam bersama kakak PJK. Di situ saya senang karena bisa senam bersama kakak PJK dan yang di pimpin oleh kakak PJK. Sebelum dilanjutkan ke kegiatan kedua kami di bagi menjadi 4 kelompok dan kelompok 1-3 terdiri dari 4 kelompok CHAMPS dan kelompok 4 terdiri dari 5 kelompok CHAMPS, setelah itu di kelopokku dan kelompok lainnya di bagi lagi menjadi beberapa kelompok dan perkelompok itu di beri trash bag. Setelah itu dimualilah kegiatan kedua yaitu bersih Alun - Alun, di waktu bersih Alun - Alun saya dan  Ista  mengambil dedaunan dan sampah lainnya tetapi yang paling banyak sampah dedaunan karena bersih - bersih saya banyak sampah dedaunannya dan setelah itu trash bag yang berisi sampah tersebut di masukkan ke truk sampah. Sebelum dilanjutkan ke kegiatan ketiga kami membersikan tangan dan setelah membersikan tangan kami menuju ke pjknya masing - masing.  Setelah itu dimualilah kegiatan ketiga yaitu coffe break, di waktu coffe break kami mengambil minuman di dalam tas, mengambil soes yang sudah di koordinir, mengambil roti yang telah di kumpulkan oleh masing - masing kelompok dan sambil berbincang - bincang setelah roti kita habis kita melakukan Break Clap yang di pimpin sama teman saya satu kelompok. Kemudian dilanjutkan ke kegiatan keempat yaitu diskusi kelompok dari kakak PJK memberikan tema "Potensi apa yang bisa di munculkan di Alun - Alun". Didalam season ini kelompokku mulai memunculkan wacana - wacana yang akan di sampaikan sehingga sedikit menimbulkan sebuah perdebatan. Kemudian dilanjutkan ke kegiatan kelima yaitu game.
 
Kemudian acara selanjutnya dengan di beri arahan kepada seluruh peserta CHAMPS untuk berkumpul ditengah lapangan untuk melaksanakan Break Clap yang di pimpin oleh teman saya satu jururan ( Teknik Kimia )yaitu Defi dan Andre, menari chiken dance yang di pimpin teman saya satu jurusan ( Teknik Kimia ) yaitu Chiko dan satunya lagi maaf saya tidak tahu semua di lakukan bersama - sama dan yang terakhir sebelum penutupan perwakilan dari  panitia memberi tugas yang di kumpulkan hari rabu dan juga ada tugas yang di kumpulkan hari rabu dan perlengkapan yang akan di bawa pada CHAMPS kelima.
 
Dari kegiatan kali bersih - bersih Alun - Alun saya dapat menyimpulkan  bawah kita harus membuang sampah pada tempatnya dan apabila kita menemukan sampah yg berada di luar tempat sampah ambillah kemudian masukkan ke tempat sampah walaupun tu bukan sampah kita untuk agar lingkungannya bersih dan indah. 
 
Terima kasih untuk kakak - kakak PJK yang telah memberikan tugas kepada saya dan teman – teman saya yang lain.
 
;